Jenius: Pandemi, Pengguna Beradaptasi Kelola Keuangan dengan Transaksi Nontunai

ASUS TUF Dash F15 (FX516): Laptop All-Rounder untuk Belajar, Bermain, dan Berkarya
Jenius Moneytory

BPandemi COVID-19 yang masih terus melanda hingga saat ini membuat masyarakat melakukan penyesuaian secara menyeluruh sejak setahun terakhir. Mulai dari gaya hidup hingga cara berbelanja kini sudah banyak berubah, lebih memilih melakukannya secara online melalui platform digital. Termasuk metode pembayaran sekalipun.

Manajemen keuangan juga penting selama pandemi. Karena jika tidak dikontrol, pengeluaran yang berlebihan tentunya tidak baik untuk kita. Untuk itu, salah satu platform digital banking terkemuka di Indonesia, Jenius baru saja meluncurkan program baru bertajuk "#LakukanDenganCaramu". Dimana Jenius mengapresiasi cara unik masyarakat beradaptasi dalam mengelola keuangan selama pandemi.

Sebagai penyedia solusi life finance bagi masyarakat digital maupun digital savvy, platform milik Bank BTPN ini menemukan peningkatan pengendalian keuangan yang positif bagi pengguna Jenius. Melalui program ini, Jenius memberikan tiga pilar utama yang secara keseluruhan dapat membantu mereka dalam mengelola uang dengan lebih baik.

Baca juga: Jenius Gelar Co.Creation Week 2020, ajang kolaborasi dan kreasi virtual

Studi Jenius: Lebih Banyak Pengguna Beralih ke Transaksi Non Tunai

topup BNI TapCash Jenius

Waasi B. Sumintardja, Digital Banking Business Product Head Bank BTPN, mengatakan masyarakat telah beradaptasi dengan perubahan cara mereka melakukan sesuatu selama setahun terakhir. “Jenius hadir untuk mendukung komunitas digital savvy untuk terus maju, berkembang dan beradaptasi, melalui berbagai inovasi untuk membantu pengguna mencapai tujuan finansial masing-masing,” jelas Waasi dalam sesi konferensi pers digital, Kamis (15/4).

Jenius juga telah melakukan penelitian bertajuk "Adaptasi Masyarakat Cerdas Digital Saat Pandemi", yang melibatkan 527 responden berusia 26 – 40 tahun. Dari penelitian ini, mereka menemukan lima cara utama yang mereka lakukan untuk beradaptasi dengan pandemi agar tetap bahagia.

Kelima orang tersebut berpikir positif (17%), bersyukur (14%), menonton (13%), bermain game (10%) dan menekuni hobi (105). Resolusi yang ingin dicapai selama tahun 2021 juga adalah lebih banyak orang yang menginginkan kesehatan mental dipertahankan (58%) daripada mempelajari keterampilan baru (56%) atau mengembangkan bisnis (51%).

Baca:  Ifsoc Berharap Bantuan Sosial Bisa Didistribusikan Lewat Platform Fintech

Waasi menambahkan, Jenius juga berusaha terus hadir untuk penggunanya di tengah pandemi. "Melalui serangkaian fitur inovatif dan kelas reguler yang kami lakukan melalui platform Jenius Co.Create, Jenius percaya bahwa kolaborasi dengan komunitas digital savvy adalah cara paling tepat untuk beradaptasi dan berkembang di tengah kondisi yang menantang ini."

Sementara itu, hasil studi lain yang dilakukan Jenius menunjukkan bahwa sebelum pandemi, masyarakat menggunakan mobile / digital banking sebesar 71% dan ATM sebesar 45%. Sekarang, masing-masing berubah menjadi 83% dan 34%. Banyak juga yang menunda atau membatalkan rencana (82%) seperti liburan (85%), investasi (26%) atau membeli properti (21%).

Fokus utama program Jenius #LakukanDenganCaramu

# Lakukan dengan jenius cara Anda

Tiga pilar yang menjadi prioritas dalam program #LakukanDenganCaramu adalah #adajenius, #carajenius dan #barengjenius. Melalui #adajenius, Jenius menyediakan banyak fitur untuk mendukung perubahan hidup, seperti penggunaan transaksi non tunai. Di mana mereka dapat menggunakan Jenius QR dan Jenius Pay sebagai bagian dari #adajenius.

Sementara itu, melalui #carajenius, Jenius mengapresiasi perbedaan cara pengguna menggunakan fitur Jenius dalam mengelola keuangan. Untuk kebutuhan pribadi, mereka memiliki cara tersendiri dalam mengeksplorasi fitur sesuai dengan kondisi keuangan. Termasuk mereka yang menggunakan akun bisnis untuk menunjang bisnisnya saat terjadi pandemi.

Program ini hadir sesuai dengan semangat kreasi bersama dan kolaborasi yang diusung Jenius sejak awal. “Melalui program #LakukanDenganCaramu, kami ingin menjangkau lebih banyak lagi masyarakat digital savvy untuk tumbuh bersama dan saling menginspirasi dalam kondisi saat ini,” tutup Waasi.