Potensi Mencapai Rp188 T, LinkAja Syariah Dukung Wakaf Uang Secara Digital

LG K42, Smartphone Tahan Banting MIL-STD-810G Rp2 Jutaan
Layanan Syariah LinkAja Wakaf Tunai

P.Awal pekan ini (25/1), Presiden Joko Widodo meresmikan Gerakan Nasional Wakaf Tunai (GNWU). Menurutnya, pemerintah terus mencari cara untuk mengurangi ketimpangan sosial dan mewujudkan pembangunan yang berkeadilan di seluruh pelosok tanah air. Salah satunya melalui pengembangan dan pengelolaan lembaga keuangan syariah.

Menurut keterangan Presiden, potensi wakaf tunai per tahun bisa mencapai Rp 188 triliun. Berdasarkan data Badan Wakaf Indonesia (BWI), akumulasi wakaf uang yang terkumpul hingga tahun 2020 baru mencapai Rp 819,39 miliar.

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain masih terbatasnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang wakaf, khususnya wakaf uang, yang dibuktikan dengan rendahnya nilai Indeks Literasi Wakaf (ILW) nasional (50,48). Selain itu, BWI juga menilai pemanfaatan teknologi dalam proses pengumpulan wakaf dinilai belum optimal.
Baca juga: Dompet Dhuafa: Pandemi, Gen Z Makin Tertarik Donasi Lewat Saluran Digital

LinkAja Menyediakan Layanan Wakaf Uang Digital

Layanan LinkAja Syariah

LinkAja melalui layanan syariahnya juga berupaya mendorong inisiatif ini sebagai bentuk komitmen membantu Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. Layanan Syariah LinkAja mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kemudahan wakaf digital melalui fitur wakaf di aplikasi.

Menurut Haryati Lawidjaja, Direktur Utama LinkAja, sebagai satu-satunya uang elektronik berbasis syariah yang dilengkapi fitur wakaf, Layanan Syariah LinkAja menyadari pentingnya wakaf. Karena wakaf bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian dan keuangan syariah. Selain itu juga sebagai upaya memperkuat rasa kepedulian dan solidaritas sosial untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan sosial.

“Didukung dengan teknologi terdepan, kami berharap penghimpunan dana wakaf dapat berjalan lebih aman, mudah dan masif. Hadirnya fitur wakaf pada Layanan LinkAja Syariah diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam menjalankan kegiatan wakaf,” ujar Haryati .

Sementara itu, Mohammad Nuh, Ketua Badan Wakaf Indonesia, menambahkan digitalisasi merupakan langkah penting dalam proses wakaf uang. Peningkatan jumlah pengguna internet dan masifnya perkembangan teknologi keuangan berperan penting dalam meningkatkan literasi wakaf, dan hal ini secara otomatis akan berdampak pada peningkatan dana wakaf.

Baca:  OPPO Luncurkan ColorOS 11 Secara Global, inilah Daya Tariknya

“Kami tentu sangat mengapresiasi langkah besar LinkAja dalam menghadirkan kemudahan bertransaksi berkah melalui Layanan LinkAja Syariah. Tidak hanya mengajak masyarakat Indonesia mendapatkan berkah melalui berbagai fitur syariah, hadirnya Layanan LinkAja Syariah juga dapat membantu pemerataan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan di Indonesia melalui fitur wakaf produktif, ”imbuhnya.

Cara-Cara Wakaf Tunai pada Layanan LinkAja Syariah

Fitur Wakaf Tunai yang tersedia pada Layanan LinkAja Syariah digalang oleh pengguna Layanan LinkAja Syariah yang ingin menjalankan aktivitas wakaf, baik wakaf produktif maupun wakaf langsung (wakaf untuk memberikan layanan langsung seperti wakaf masjid, sekolah, dan lain-lain). Pengguna dapat mencairkan uang wakaf melalui aplikasi LinkAja dengan cara:

  1. Buka aplikasi LinkAja
  2. Pastikan Layanan Syariah sudah aktif (halaman utama berwarna hijau). Periksa status Syariah dengan mengklik akun di kanan bawah.
  3. Di halaman utama, klik “lainnya”, lalu pilih fitur wakaf.
  4. Pilih penyedia wakaf.
  5. Masukkan jumlah nominal dana yang akan didonasikan.
  6. Masukkan pin LinkAja.
  7. Pengguna telah menyelesaikan wakaf.

Selain menghadirkan fitur wakaf, Layanan LinkAja Syariah juga dapat digunakan di seluruh ekosistem LinkAja dan memiliki ekosistem syariah khusus, antara lain masjid, lembaga amil zakat, pusat kuliner halal, wisata halal, pasar syariah, ritel lokal modern, pesantren. , Rumah Sakit Islam, Bank Islam. , Sekolah Islam, dan universitas Islam.

Hingga saat ini, Layanan Syariah LinkAja memiliki lebih dari 1,8 juta pengguna dan akan terus meningkat sejalan dengan komitmen kerjasama dari beberapa mitra strategis, seperti pemerintah daerah dan institusi lainnya untuk mencapai perluasan ekosistem digital syariah di seluruh penjuru dunia. Indonesia.