Qlue Berinovasi di Lini Produk IoT

Qlue Berinovasi di Lini Produk IoT

Jakarta, Selular.ID – Belum lama ini, Qlue menginformasikan bahwa penyedia ekosistem smart city, Qlue, mencatatkan pertumbuhan bisnis sebesar 70% dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Andre Hutagalung, Co-founder dan CTO Qlue, mengembangkan solusi baru untuk menghadapi pandemi adalah hal yang mutlak karena berdampak besar pada situasi sosial dan ekonomi di Indonesia dan global.

Salah satunya dengan menghadirkan QlueThermal, sebuah inovasi untuk mendukung implementasi protokol kesehatan saat terjadi pandemi. Solusi yang dikembangkan selain secara otomatis mendeteksi suhu tubuh dan masker dengan akurasi lebih dari 95%, juga terus dikembangkan melalui integrasi dengan QlueDashboard dan aplikasi pihak ketiga milik klien.

“Qlue berinisiatif mengembangkan solusi baru sebagai prioritas penanganan pandemi. Salah satunya dari aplikasi pelaporan warga QlueApp, Qlue membuat 6 kategori laporan baru terkait Covid-19 dan menjadi mitra strategis Pilkada Watch. Dari Lini produk IoT (Internet of Things) kami kembangkan QlueThermal untuk mendeteksi suhu tubuh dan menggunakan masker secara otomatis yang juga dilengkapi dengan fitur absensi.Pengembangan selanjutnya juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar sehingga dapat digunakan untuk sistem absensi, kontrol akses , dan integrasi dengan RFID, "kata Andre.

Setelah berhasil menghadirkan solusi pendukung untuk mengimplementasikan protokol kesehatan di era normal baru, Qlue terus mengembangkan solusi dukungan smartcity lainnya.

Tahun ini, Qlue juga mencoba fokus mengembangkan solusi lain yang telah kami rencanakan dalam Roadmap, di antaranya Smart Environment yang difokuskan pada peningkatan kualitas udara dan Smart Traffic Management untuk meningkatkan mobilitas di perkotaan.

“Selain itu, Qlue juga mengembangkan platform agar lebih mudah dalam menggunakan solusi AI (artificial intelligence) Qlue sehingga bisa dijangkau oleh pelaku usaha kecil hingga besar sesuai kebutuhan masing-masing,” tambah Andre.

Sementara itu, Maya Arvini, President of Qlue, mengatakan berbagai solusi yang dihadirkan Qlue selama tahun 2020 mendapat apresiasi positif dari pasar. Dari aspek komersial, solusi smart city yang diberikan oleh Qlue dapat mendongkrak kinerja bisnis sehingga mampu mencatatkan hasil yang sangat signifikan yang pada akhirnya mempengaruhi pertumbuhan bisnis perusahaan secara keseluruhan.

“Situasi pandemi tentunya mempengaruhi semua lini bisnis perusahaan, baik dari sisi operasional maupun komersial. Namun dengan berbagai penyesuaian, kami tetap berhasil menerapkan solusi smart city yang tersebar di 58 kota di Indonesia. Qlue memiliki mendaftarkan keberadaannya dengan lebih dari 133 klien hingga saat ini, ”kata Maya.

Baca:  Mengenal MyHeritage, Aplikasi Viral Yang Bisa Bikin Foto Wajah Seolah Bergerak

Sektor bisnis yang memanfaatkan solusi Qlue selama pandemi juga cukup bervariasi, antara lain properti, rumah sakit, perbankan ritel, hotel, industri hiburan hingga instansi pemerintah pusat dan daerah. Seiring dengan bertambahnya jumlah mitra strategis sehingga solusi lebih mudah diakses oleh pelaku usaha. Hasil penetrasi pasar ini juga merupakan hasil kolaborasi yang dilakukan oleh mitra strategis Qlue, yang sepanjang tahun 2020 meningkat sebesar 20%.

“Penggunaan solusi Qlue saat ini masih didominasi oleh klien sektor publik seperti BUMN dan pemerintah daerah yang berjumlah 70% dan 30% dari sektor swasta. Perkembangan teknologi Qlue saat ini dengan teknologi cloud computing bertujuan untuk menjangkau dan mengembangkan sektor swasta sebagai bagian dari strategi ekspansi Qlue di masa depan, ”tambah Maya.

Melanjutkan kesuksesan di usia lima tahun, Rama optimistis Qlue mampu menopang pertumbuhan bisnis yang signifikan di masa depan. Strategi ekspansi luar negeri juga diterapkan di mana Qlue akan fokus bekerja di pasar Malaysia, Jepang dan Singapura.

“Potensi pasar global smart city pada tahun 2025 diprediksi mencapai USD 820 miliar dengan prediksi pertumbuhan 14,8% per tahun, sedangkan potensi pasar masih sangat besar. Qlue tentunya akan menjawab peluang tersebut dengan mengimplementasikan solusi smart city di negara maju. seperti Jepang. Ini membuktikan bahwa teknologi buatan Indonesia mampu bersaing di kancah internasional. Kami berharap Qlue bisa menginspirasi startup lokal menjadi pemain global untuk membawa Indonesia ke kancah dunia, ”ujar Rama, Founder dan CEO Qlue.

Baca Juga: Pertamina Tegakkan Protokol Kesehatan Berbasis AI dengan QlueThermal

Menurut Rama, situasi bisnis pada 2020 penuh dinamika akibat pandemi Covid-19. Dengan kondisi tersebut, digitalisasi dan pemanfaatan solusi smart city di Indonesia semakin krusial dalam kelangsungan bisnis. Integrasi solusi smart city dengan kebutuhan pandemi dapat membantu perekonomian tetap berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Hal ini juga sejalan dengan trend bisnis saat ini yang juga sedang berkembang ke arah bisnis yang secara operasional minim sentuhan dan tatap muka sehingga layanan yang diberikan oleh Qlue dapat membawa dimensi baru dalam dunia bisnis. Kemampuan Qlue untuk membaca tren pasar juga merupakan fondasi utama dalam inovasi dan pengembangan solusi berkelanjutan Qlue.

Postingan Qlue Innovating in the IoT Product Line muncul pertama kali di Selular.ID.