vivo Perkenalkan UI Terbaru OriginOS, Bakal Hadir di Lebih dari 30 Perangkat

vivo OriginOS
vivo OriginOS

Sejak hadir pertama kali di Indonesia, smartphone vivo dikenal menjalankan kustomisasi tampilan antarmuka bernama FunTouchOS. Punya ciri khas tersendiri disbanding UI produsen lain, awalnya tampilan milik vivo terlihat mirip dengan iOS.

Namun perlahan telah disempurnakan dan terlihat lebih clean, seperti yang digunakan pada vivo V20 maupun X50 Pro. Tak sampai di situ, vivo kali ini siapkan OriginOS. Fokus pada tampilan antarmuka terbaru kali ini adalah sistem widget baru, gestur yang lebih canggih, serta optimisasi performa. Bakal hadir di lebih dari 30 seri smartphone vivo.

Tampilan antarmuka OriginOS didetilkan pertama kali kemarin (18/11), pada sebuah acara daring yaitu vivo Developer Conference. Namun dari gambar yang beredar, sepertinya pendekatan vivo berbeda dengan pabrikan lainnya yang mulai menyerupai stock Android. OriginOS dibuat secantik mungkin dengan banyak efek 3D dan animasi di sana sini.

Baca juga: vivo Y12s, Smartphone Rp2 Jutaan dengan Layar & Baterai Besar

Kustomisasi Tampilan OriginOS Dibuat Lebih Kaya

vivo OriginOS

Seperti tampilan wallpaper-nya yang bisa diatur untuk menampilkan berbagai jenis bunga yang bergerak saat layar dinyalakan. Juga dapat diberikan efek langit tertentu seperti berawan sampai kabut. Tampilan halaman depan (homescreen) pun juga diubah, gunakan sistem yang mereka sebut dengan “Klotski” grid, terinspirasi dari puzzle bernama sama.

Terlihat serupa iOS 14, homescreen-nya bisa tampilkan beragam ukuran widgets informatif. Masing-masing widgets bakal bisa menampilkan notifikasi “nano alerts” seperti informasi cuaca, penerbangan sampai status pengiriman barang dari aplikasi yang mendukung.

Dengan tampilannya yang terkesan berbeda, vivo kabarnya bakal tetap berikan opsi untuk mereka yang lebih cocok dengan tampilan stock Android. Di dalam OriginOS, bakal ada opsi fitur bernama “Parallel Worlds”, di mana pengguna bisa mengganti UI default menjadi lebih simpel dan bersih.

Tentunya, dengan meningkatnya level kustomisasi & animasi lebih kaya, dikhawatirkan performa turun secara signifikan karena membebani chipset. vivo janjikan hal tersebut tak akan terjadi berkat fitur software Multi Turbo 5.0. Nantinya, smartphone dapat memanfaatkan sebagian dari kapasitas penyimpanan internal untuk dialokasikan sebagai RAM. Smartphone dengan RAM 8GB bisa “berubah” menjadi 11GB lewat fitur baru ini.

Baca:  Jadi Trending di Twitter, Ini Spesifikasi Menawan Iphone SE 2

vivo sendiri tak menyebutkan dasar sistem operasi yang bakal digunakan pada OriginOS. Sebagai informasi, vivo V20 yang baru saja dirilis di Indonesia, menjadi salah satu smartphone pertama yang jalankan Android 11 sejak awal dengan FunTouchOS. Memang pada umumnya, pabrikan asal China lebih mementingkan versi custom UI-nya, serupa dengan Xiaomi yang fokus tingkatkan seri MIUI-nya, ketimbang versi Android-nya.

Bakal Hadir Mulai Awal Tahun Depan

vivo OriginOS

Diinformasikan keesokan harinya, melalui sebuah postingan di media sosial Weibo, vivo umumkan daftar smartphone yang bakal mendapatkan pembaruan antarmuka OriginOS terbarunya. Tak hanya flagship, seri menengah juga bakal bisa menikmatinya. Ada tiga pengelompokkan waktu, selain vivo X series baru yang bakal mendapatkannya out of the box.

  • Sebelum 31 Januari 2021: vivo NEX 3S, X50, X50 Pro, X50 Pro+, S7, iQOO, iQOO Pro, iQOO 3, iQOO 5, iQOO 5 Pro, iQOO Neo3
  • Sebelum 12 Februari 2021: vivo NEX 3, NEX 3 5G, vivo X30, X30 Pro, iQOO Neo, iQOO Neo 855
  • Kuartal kedua 2021: vivo NEX A, NEX S, NEX Dual Display, X27, X27 Pro, iQOO Z1, iQOO Z1x, Z5, Z5i, Z5x, Z6, S1, S1 Pro, S5, S6

Perlu diingat, jadwal di atas adalah jadwal versi public beta untuk masing-masing seri. Dan juga khusus untuk varian yang rilis di China, hadir tanpa layanan Google. Belum ada informasi mengenai ketersediaannya untuk smartphone versi global seperti yang beredar di Tanah Air. Semoga tidak terpaut jauh ya.